Jumat, 23 Desember 2016

Iman kepada Hari Akhir (Kiamat)

Hari akhir disebut juga hari kiamat yang berarti hari kebangkitan. Pada hari kebangkitan tersebut, semua manusia yang telah meninggal dibangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan semua amal perbuatannya selama hidup di dunia. Beriman kepada hari kiamat, merupakan unsur pokok dari keimanan. Keimanan kepada hari kiamat sama halnya dengan keimanan kepada Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, dan qada-qadarNya.
Di dalam sebuah Al-Qur'an, terdapat ayat yang menjelaskan bahwa kiamat itu terbagi menjadi dua, yaitu kiamat sugra dan kiamat kubra. Kiamat sugra atau bisa disebut kiamat kecil yang merupakan berakhirnya kehidupan setiap makhluk. Setiap makhluk yang hidup pasti menemui kematian. Ia tidak mungkin selamanya hidup abadi. Sesudah mati, ruh manusia akan berada di alan barzakh hingga datangnya kiamat kubra. Di alam barzakh, arwah atau ruh setiap manusia menyaksikan gambaran amal perbuatan didunia serta balasannya kelak. Orang-orang yang beriman akan dibalas dengan surga dan orang-orang kafir akan dibalas dengan neraka. Setelah seseorang yang meninggal jasadnya dikuburkan, ia akan didatangi Malaikat Munkar dan Nakir. Kedua malaikat ini akan memberikan pertanyaan si mayat perihal Rabb-nya, agamanya, dan nabinya. Allah Swt. Akan memberi petunjuk dan meneguhkan orang-orang yang beriman. Ia akan menjawab pertanyaan itu dengan tegas dan penuh keyakinan, "Allah adalah Rabb-ku, Islam adalah agamaku, dan Muhammad saw. adalah nabiku". Adapun orang yang kafir, mereka akan bingung karena pertanyaan itu terasa asing baginya. Mereka akan menjawab "Aku tidak tahu". Adapun orang-orang munafik akan menjawab dengan kebingungan, "Aku tidak tahu. Dulu aku pernah mendengar orang-orang mengatakan sesuatu lalu aku mengatakannya". Atas jawaban tersebut, orang-orang kafir dan munafik akan mendapatkan siksa. Sementara kiamat kubra atau kiamat besar merupakan berakhirnya seluruh kehidupan makhluk secara serempak. Kematian semua makhluk tersebut bersamaan dengan hancurnya alam semesta. Islam menegaskan bahwa kiamat pasti akan datang. Akan tetapi, waktu kedatangan kiamat tidak disebutkan secara jelas. Kejadian hari kiamat sangat hebat dan dahsyat. Kejadian tersebut tidak bisa diukur dan dikira-kira berdasarkan perhitungan manusia.
Selanjutnya akan dipaparkan tetang tanda-tanda hari kiamat, yang terbagi menjadi dua tanda yaitu tanda kiamat kecil dan tanda kiamat besar yang akan dibahas berikut ini.
1. Tanda-tanda Kiamat Kecil
a. Diutusnya Muhammad sebagai penutup para nabi dan rasul.
b. Segala urusan dipegang oleh yang bukan ahlinya atau disia-siakannya amanah.
c. Orang yang dahulu miskin berlomba-lomba menjadi orang berharta.
d. Banyak terjadi fitnah.
e. Banyak terjadi pembunuhan.
f. Merebaknya perzinaan.
g. Jumlah kaum wanita lebih banyak dari pria.
h. Hubungan keluargs terpecah belah.
i. Banyak laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan menyerupai laki-laki.
j. Merebaknya perilaku homoseks dan lesbian.
2. Tanda-tanda Kiamat Besar
a. Terbitnya matahari dari arah barat dan terbenam di timur. Hal ini terjadi karena perubahan besar dalam susunan alam semesta.
b. Munculnya binatang yang dapat bicara dengan manusia.
c. Munculnya dajjal. Dajjal bermata buta sebelah dan mengakui dirinya sebagai Tuhan.
d. Turunnya Nabi Isa a.s. beliau akan turun ke bumi ini ditengah-tengah merajalelanya pengaruh Dajjal.
e. Kekacauan dan kejahatan semakin meningkat hingga banyak terjadi pembunuhan.
Berikut ini ada fungsi iman kepada hari kiamat yang akan dipaparkan sebagai berikut.
Fungsi iman kepada hari kiamat :
1. Menambah keimanan serta ketakwaan kepada Allah Swt.
2. Lebih taat kepada Allah dan Rasulullah saw. dengan menghindarkan diri dari perbuatan maksiat.
3. Senantiasa hidup dengan hati-hati, waspada, dan selalu meminta ampunan kepada Allah swt.
4. Memberi motivasi untuk beramal dan beribadah karena segala perbuatan baik akan mendapat balasan diakhirat.
5. Selalu menghiasi diri dengan berdzikir kepada Allah swt. sehingga jiwa menjadi tenang.
6. Mencintai ketaatan dengan mengharap balasan pahala pada hari itu.
7. Membenci perbuatan maksiat dengan rasa takut akan siksa pada hari itu.
8. Menghibur orang mukmin tentang apa yang didapatkan didunia dengan mengharap kenikmatan serta pahala diakhirat.
Sekian pemaparan yang dapat saya jelaskan, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan.
Terimakasih..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar